Thursday, October 31, 2024

Manajemen Pergudangan

1. Hitung Inventory Turn Over berdasarkan laporan tahunan toko Sepatu dibawah ini



 

        Hitung Inventory Turn Over

  • COGS = (Persediaan Awal + Pembelian Barang) – Persediaan Akhir

                  Pembelian Barang = 1000 Pasang x Rp. 375.000 = Rp. 375.000.000

                  Persediaan Awal = 150 Pasang x Rp.350.000 = Rp. 52.200.000

 

  • Maka, 

                   COGS = (70.000.000 + 375.000.000) – 52.500.000 = Rp.392.500.000

 

  • Rata-rata Persediaan (Avarage Inventory) :

 

Inventory Turn Over


2. Waktu muat container kondisi normal di Gudang dari pkl. 13.00-17.00, dengan jumlah tenaga kerja         sebanyak 5 orang dapat memuat 5 unit container 20 feet. Untuk memenuhi order tim sales pada peak season, Gudang harus memuat 10 unit container 20 feet dengan waktu muat pkl. 15.00-17.00.

a.      Hitung produktivitas tenaga kerja pada peak season untuk memuat container (unit container/jam).

Diketahui :

    ·       Waktu kerja normal : 13.00 – 17.00 (4 jam)

·      5 tenaga kerja dapat memuat 5 unit container 20 feet dalam 4 jam

·      Target saat peak season : 10 unit container 20 feet dalam waktu 2 jam (15.00 – 17.00)

Ditanya : Produktivitas tenaga kerja normal

b.      Berapa tenaga kerja tambahan yang dibutuhkan untuk memenuhi order tim sales pada peak season.

  • Pada peak season, dibutuhkan 10 unit dalam waktu 2 jam. Menggunakan produktivitas yang sama :

  • Karena tenaga kerja normal ada 5 orang, maka tenaga kerja tambahan yang dibutuhkan adalah 20 orang – 5 orang = 15 orang

Jadi, tenaga kerja tambahan yang dibutuhkan adalah = 15 Orang





Sunday, October 20, 2024

Layout Gudang dalam Skala 1:250


    Gambar diatas adalah kertas kotak-kotak 1x1 cm. Saudara diminta membuat garis pada kertas ini sesuai dengan keterangan berikut. Luas gudang berbentuk persegi panjang yang akan dibangun adalah 1000 meter² dengan salah satu sisi berjarak 25 meter. Skala yang digunakan adalah 1:250. Gudang akan dibagi menjadi beberapa bagian Storage 80%, Staging Area 15%, Kantor dan Locker 5% diposisikan di pojok depan kiri atau kanan. Dari luas Storage dibagi menjadi Fastest moving goods 10%, Fast Moving Goods 20%, Slow Moving goods 20%, Slowest moving goods 30% dan Surplus 10% dan Dead Stock 10%. Loading dock selebar 4 meter. Jawaban dikirim pada Blogspot dengan judul Lay Out Gudang.

      1. Luas Gudang : 1000 meter

2. Salah Satu Sisi Gudang : 25 meter

3. Sisi Lain Gudang :

    • Karena luas = panjang × lebar,
    • maka sisi yang lain = 1000 / 25 = 40 meter.

Jadi, ukuran asli gudang adalah 40 meter x 25 meter

Ukuran Skala (1:250)

  1. Panjang Gudang (Skala) :
    40 meter ÷ 250 = 0,16 M atau 16 Cm
  2. Lebar Gudang (Skala) :
    25 meter ÷ 250 = 0,1 M atau 10 Cm

Jadi, ukuran gudang dalam skala 1:250 adalah 16 Cm x 10 Cm.

Persentase Area Gudang :

1.      Storage (80% dari 1000 m²) :

·        Luas Asli Storage : 80% × 1000 = 800 M²

·        Ukuran Storage Asli : 800 ÷ 25 = 32 M panjang sisi yang berdekatan dengan sisi lebar 25 M.

·        Ukuran Storage dalam Skala : 32 M ÷ 250 = 0,128 M = 12,8 Cm (disejajarkan dengan panjang sisi 25 M).

Jadi, ukuran Storage dalam skala 1:250 adalah 12,8 Cm x 10 Cm

ü  Ukuran Keseluruhan Storage dalam Skala

·        Panjang Storage (dalam skala)  : 25 meter ÷ 250 = 10 cm

·        Lebar Storage (dalam skala): 32 meter ÷ 250 = 12,8 cm

ü  Pembagian Storage dalam Skala (Berdasarkan Persentase Area)

1.      Fastest Moving Goods (10% dari Storage)

·        Luas asli 800 M2 x 10% = 80 M2

·        Lebar 80 M2 : 25 M : 3,2 M

·        Lebar Skala 3,2 M : 250 = 0,0128 M = 1,28 Cm

·        Panjang tetap skala 10 Cm

2.      Fast Moving Goods (20% dari Storage)

·        Luas asli 800 M2 x 20% = 160 M2

·        Lebar asli 160 M2 : 25 M : 6,4 M

·        Lebar Skala 6,4 M : 250 = 0,0256 M = 2,56 Cm

·        Panjang tetap skala 10 Cm

3.      Slow Moving Goods (20% dari Storage)

·        Luas asli 800 M2 x 20% = 160 M2

·        Lebar asli 160 M2 : 25 M : 6,4 M

·        Lebar Skala 6,4 M : 250 = 0,0256 M = 2,56 Cm

·        Panjang tetap skala 10 Cm

4.      Slowest Moving Goods (30% dari Storage)

·        Luas asli 800 M2 x 30% = 240 M2

·        Lebar asli 240 M2 : 25 M : 9,6 M

·        Lebar Skala 9,6 M : 250 = 0,0384 M = 3,84 Cm

·        Panjang tetap skala 10 Cm

5.      Surplus (10% dari Storage)

·        Luas asli 800 M2 x 10% = 80 M2

·        Lebar 80 M2 : 25 M : 3,2 M

·        Lebar Skala 3,2 M : 250 = 0,0128 M = 1,28 Cm

·        Panjang tetap skala 10 Cm

6.      Dead Stock (10% dari Storage)

·        Luas asli 800 M2 x 10% = 80 M2

·        Lebar 80 M2 : 25 M : 3,2 M

·        Lebar Skala 3,2 M : 250 = 0,0128 M = 1,28 Cm

·        Panjang tetap skala 10 Cm.

ü  Ringkasan Pembagian Ukuran dalam Skala

·        Fastest Moving Goods : 10 cm × 1,28 cm

·        Fast Moving Goods : 10 cm × 2,56 cm

·        Slow Moving Goods : 10 cm × 2,56 cm

·        Slowest Moving Goods : 10 cm × 3,84 cm

·        Surplus : 10 cm × 1,28 cm

·        Dead Stock : 10 cm × 1,28 cm

2.      Ukuran Staging Area (15%)

                 üUkuran Asli Staging Area

·        Luas Asli Staging Area : 15% × 1000 M² = 150 M²

·        Panjang Staging Area (sejajar sisi 25 meter) : 25 M

·        Lebar Staging Area 150 : 25 = 6 M

ü  Ukuran Staging Area dalam Skala

·        Panjang Staging Area dalam Skala : 25 meter ÷ 250 = 0,1 M = 10 Cm

·        Lebar Staging Area dalam Skala : 6 meter ÷ 250 = 0,024 M = 2,4 Cm

ü  Ringkasan Ukuran Staging Area dalam Skala

·        Panjang Staging Area 10 cm

·        Lebar Staging Area 2,4 cm

Jadi, ukuran Staging Area dalam skala 1:250 adalah 10 Cm x 2,4 Cm

3.      Ukuran Kantor dan Locker (5%)

                  üUkuran Asli Kantor dan Locker

·        Luas Asli Kantor dan Locker : 5% × 1000 meter² = 50 meter²

·        Panjang Kantor dan Locker (sejajar sisi 25 meter) : 25 meter

·        Lebar Kantor dan Locker 50 : 25 = 2 M = 0,2 Cm

ü  Ukuran Kantor dan Locker dalam Skala

·        Panjang Kantor dan Locker dalam Skala : 25 meter ÷ 250 = 10 cm

·        Lebar Kantor dan Locker dalam Skala : 2 meter ÷ 250 = 0,8 cm

ü  Ringkasan Ukuran Kantor dan Locker dalam Skala

·        Panjang Kantor dan Locker : 10 cm

·        Lebar Kantor dan Locker : 0,8 cm

Jadi, ukuran Kantor dan Locker dalam skala 1:250 adalah 10 Cm x 0,8 Cm

4.      Ukuran Loading Dock

                    ü Ukuran Asli Loading Dock

·        Lebar Asli Loading Dock : 4 M

·        Panjang Loading Dock (sejajar dengan sisi 40 M dari gudang): 40 M (karena loading dock berada di sepanjang sisi panjang gudang).

ü  Ukuran Loading Dock dalam Skala

·        Lebar Loading Dock dalam Skala : 4 meter ÷ 250 = 0,016 meter = 1,6 cm

·        Panjang Loading Dock dalam Skala : 40 meter ÷ 250 = 16 cm

ü  Ringkasan Ukuran Loading Dock dalam Skala

·        Panjang Loading Dock : 16 cm

·        Lebar Loading Dock : 1,6 cm

            Jadi, ukuran Kantor dan Locker dalam skala 1:250 adalah 16 Cm x 1,6 Cm

Sunday, October 13, 2024

Cara Menghitung Jumlah Karton ke dalam Truk Colt Diesel Double Box

 Cara Menghitung Jumlah Karton ke dalam Truk Colt Diesel Double Box


    Untuk menghitung berapa banyak karton mie yang dapat dimuat dalam truk colt diesel double box dengan ukuran 670 cm x 200 cm x 200 cm (PxLxT), kita perlu mengetahui dimensi dari satu karton mie. Misalnya, jika kita tahu panjang, lebar, dan tinggi satu karton mie, kita bisa menghitungnya sebagai berikut :

    Ukuran Primary Packaging (Box Mie Tasty) :

Panjang                : 15 Cm

Lebar                    : 10 Cm

Tinggi                   : 4 Cm

Volume                 : 15x10x4 = 600 Cm3

Berat Bruto           : 100 Gram

 

    Ukuran Secondary Packaging (Karton Mie) :

Panjang                : 50 Cm

Lebar                    : 40 Cm

Tinggi                   : 30 Cm

Volume                 : 50x40x30 = 60.000 Cm3

Berat Bruto           : 1.200 Gram 


    Ukuran Karoseri Truk (Truk Colt Diesel Double Box) : 

Panjang                : 670 Cm

Lebar                    : 220 Cm

Tinggi                   : 200 Cm

Volume                 : 670x220x200 = 29.480.000 Cm3

Max Load             : 8000 Kg


    Lalu, menghitung kapasitas truk dan jumlah karton yang dapat dimuat dengan menggunakan rumus sebagai berikut :

Karena, karton tidak mungkin dipecah, maka jumlah karton dapat dibulatkan ke bawah menjadi 390 karton (Secondary Packaging). Dan untuk jumlah produk nya adalah 390x12 = 4680 Box (Primary Packaging). Dan berat kotor dari isi muatan Mie Tasty adalah


Friday, September 20, 2024

Perjalanan Memilih ITL Trisakti: Menyusun Masa Depan di Bidang Manajemen Logistik

 



Perkenalkan nama saya Michael Valerio, saya berasal dan besar di Kota Jakarta sebagai kota yang memiliki potensi untuk bidang Logistik, dan saya mengambil studi di jurusan S1 Manajemen Logistik ITL Trisakti angkatan 2022. Lalu, mengapa Saya Memilih ITL Trisakti dan Jurusan Manajemen Logistik?

Ketika berbicara tentang pendidikan, setiap orang pasti memiliki alasan pribadi mengapa memilih jalur pendidikan tertentu. Saya pun demikian. Setelah melalui berbagai pertimbangan, saya memutuskan untuk melanjutkan studi di Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, khususnya pada jurusan Manajemen Logistik. Alasan saya memilih ITL Trisakti adalah karena reputasi ITL Trisakti dalam bidang Transportasi dan Logistik sangat berkompeten dan memiliki banyak kerja sama di berbagai industri khususnya Transportasi dan Logistik. Dengan ini, saya mengharapkan bahwa lulusan ITL Trisakti dapat memajukan industrial Transportasi dan Logistik di Indonesia menjadi lebih baik dan dapat bersaing dengan negara negara asing.

            1. Reputasi ITL Trisakti yang Terdepan di Bidang Transportasi dan Logistik

Ketika saya mulai mempertimbangkan kampus mana yang akan menjadi tempat saya belajar, ITL Trisakti langsung menarik perhatian saya. Kampus ini memiliki reputasi yang sangat baik dalam bidang Transportasi dan Logistik. ITL Trisakti dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia di sektor Transportasi dan Logistik di Indonesia. Bagi saya, ini adalah faktor penting karena sektor ini sedang berkembang pesat dan berperan vital dalam ekonomi global maupun nasional.

Saya juga tertarik dengan program-program yang ditawarkan di ITL Trisakti. Kampus ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk terjun langsung ke dunia industri melalui program magang, studi kasus, studi exchange keluar negeri, dan kunjungan industri. Saya percaya bahwa pendekatan ini akan memberikan saya keahlian praktis yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

2. Ketertarikan pada Dunia Logistik

Sejak saya masih di sekolah menengah atas, saya selalu tertarik pada cara kerja rantai pasokan dan bagaimana barang-barang yang kita gunakan sehari-hari bisa sampai ke tangan kita. Rantai distribusi yang melibatkan banyak tahapan mulai dari produksi hingga konsumen akhir selalu membuat saya penasaran. Bagaimana sebuah perusahaan bisa mengelola pengiriman barang secara efisien? Bagaimana mereka mengatasi kendala geografis, infrastruktur, hingga masalah tak terduga seperti cuaca buruk?

Dari sana, saya mulai mencari lebih banyak informasi tentang dunia logistik dan transportasi. Ternyata, logistik adalah elemen kunci dalam kesuksesan perusahaan, terutama di era globalisasi dan e-commerce yang semakin berkembang. Saya pun menyadari bahwa ini adalah bidang yang sangat penting, menantang, namun perlu keahlian dibidang ini. Di sinilah saya melihat potensi besar untuk berkembang dan berkontribusi dalam bidang Transportasi dan Logistik.

3. Mengapa harus Jurusan Manajemen Logistik : Antara Minat dan Prospek Karir

             Manajemen logistik adalah salah satu bidang yang sangat menjanjikan di masa depan. Dalam era digital saat ini, efisiensi logistik menjadi faktor penentu keberhasilan banyak perusahaan, terutama dalam industri e-commerce, manufaktur, dan retail. Dengan memilih jurusan ini, saya berharap bisa menguasai keterampilan dan pengetahuan yang relevan untuk membantu perusahaan mengoptimalkan proses distribusi dan pengelolaan rantai pasokan.

Tidak hanya itu, saya juga menyadari bahwa bidang logistik memberikan peluang besar untuk berkembang secara profesional. Banyak perusahaan, baik di Indonesia maupun di luar negeri, yang membutuhkan tenaga ahli di bidang ini. Dengan terus berkembangnya infrastruktur transportasi di Indonesia, saya yakin lulusan jurusan ini akan sangat dicari oleh banyak perusahaan.

              4. Impian pekerjaan setelah lulus

Setelah menyelesaikan studi di ITL Trisakti, saya bercita-cita untuk bekerja di sebuah perusahaan multinasional yang bergerak di bidang logistik atau e-commerce. Saya tertarik untuk terlibat dalam proses pengelolaan rantai pasokan global, mulai dari pengiriman barang antar negara, pengelolaan gudang, hingga distribusi ke konsumen akhir.

Bekerja di perusahaan besar seperti DHL, JNE, atau bahkan perusahaan teknologi seperti Tokopedia atau Shopee adalah salah satu tujuan karir saya. Di sana, saya ingin mengaplikasikan ilmu yang saya dapatkan selama kuliah dan terus belajar dan berkembang di industri yang sangat krusial ini. Selain itu, saya juga tertarik untuk berkontribusi pada pengembangan sistem logistik di Indonesia, mengingat pentingnya sektor ini bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Kegiatan saya diluar studi seperti mengikuti ekstrakulikuler berenang dan juga futsal. Hobby lain yang saya suka adalah basket, beberapa kali saya mengikuti lomba futsal dan basket antar RW dan RT untuk melihat kompetensi saya di bidang olahraga, selain itu kegiatan saya suka jalan jalan menggunakan sepeda motor yang membuat saya merasa terpacu untuk mencapai kota kota yang belum pernah saya datangi.

 




Penutup

Memilih ITL Trisakti dan jurusan Manajemen Logistik adalah keputusan yang saya ambil dengan pertimbangan matang. Kampus yang memiliki reputasi baik, program pendidikan yang mendalam, serta peluang karir yang menjanjikan membuat saya yakin akan masa depan saya di bidang ini. Saya tidak sabar untuk memulai perjalanan ini dan memberikan yang terbaik dalam setiap kesempatan yang ada.

Manajemen Pergudangan

1. Hitung Inventory Turn Over berdasarkan laporan tahunan toko Sepatu dibawah ini             Hitung Inventory Turn Over COGS = (Persedi...